Categories


Authors

archive Block
This is example content. Double-click here and select a page to create an index of your own content. Learn more
Pulau Merak untuk Berenang di Akhir Pekan

Pulau Merak untuk Berenang di Akhir Pekan

Pantai yang asik buat berenang biasanya punya pasir putih dengan ombak yang ga besar atau malah ga ada ombak sama sekali. Sebagai bagian dari warga ibu kota yang gila cintanya atas pantai yang tenang dan asik buat berenang, saya selalu bela-belain ke Tanjung Lesung di Pandeglang Banten untuk menikmatinya. Sebelumnya ada pantai yang asik buat berenang yang lebih dekat , yaitu Pulau Untung Jawa, tapi sayangnya sekarang udah banyak water sport di pulau itu, jadi pengen berenang eh bisa-bisa malah ketabrak banana boat.

Berawal dari ajakan teman yang bilang "weekend ini ke Pulau Merak Kecil yuk, di dekat Pelabuhan Merak, pulang pergi juga bisa katanya". Sebenernya ini bulan-bulan kritis buat saya yang seharusnya berhemat untuk kepentingan lain, tapi desakan pengen ke pantai melihat cuaca yang begitu bersahabat (summer coy, alias panas terik), akhirnya saya memutuskan ikut. Sebelumnya cari-cari foto di internet, memang saya gak ber ekspektasi lebih, karena gambar yang ditampilkan ga begitu banyak dan kurang greget tapi saya tetep coba berangkat.

Berangkat

 Polsek Pulomerak

Polsek Pulomerak

Berangkat dari pool Bis Arimbi di Kebon Nanas, Tangerang jam 8 pagi. Dengan total perjalanan bis selama tiga jam termasuk berhenti dibeberapa terminal, termasuk terminal Serang dengan harga 25ribu akhirnya kami sampai di Pelabuhan Merak. Oiya, jangan berhenti hingga Pelabuhan Merak, tapi bilang berhenti di Polsek Pulomerak. Dari polsek tersebut kalian tinggal masuk ke jalan menuju pantai, sampai sana sudah ada yang nawarin untuk menyebrang ke pulau terdekat yaitu Pulau Merak Kecil dengan harga 10rb PP.

Pulau Merak Kecil

Ternyata pulau ini dari pesisir pantai memang sangat dekat, malah saya yakin sebenarnya saya bisa berenang saja menuju pulau ini. Pulau Merak Kecil hanya terdiri dari pasir dan beberapa tumbuhan semak, tidak ada pohon yang besar-besar di pulau ini. Beberapa lama berleha-leha di pulau ini, kami merasakan panas terik yang lumayan juga, dan di seberang Pulau Merak Kecil terlihat satu pulau yang jauh lebih besar dari pulau ini, ternyata nama pulau tersebut adalah Pulau Merak Besar (gampang aja namainnya). Akhirnya karena kami pikir Pulau Merak kecil ini terlalu gersang, kami memutuskan berpindah ke Pulau Merak besar dengan biaya kapal 20rb PP.

 Pantai Pulau Merak Kecil

Pantai Pulau Merak Kecil

Pulau Merak Besar

Ternyata perkiraan kami benar, Pulau Merak Besar lebih adem, lebih rame, dan lebih asik. Pulau ini benar-benar bersebrangan langsung dengan Pelabuhan Merak, sehingga kita bisa lihat aktifitas kapal ferry yang lalu lalang di selat antara pulau ini dan daratan. Menurut saya ini adalah pengalaman menarik, karena dimana lagi kita bisa lihat kapal lewat dari pulau berpasir putih kayak gini. Selain itu yang bikin paling asik adalah, air disini sangat tenang, sehingga sangat tepat buat berenang di laut lepas!

 Pantai Pulau Merak Besar

Pantai Pulau Merak Besar

Satu lagi yang bikin asik, di Pulau Merak Besar ini ada tiang rambu kapal ferry yang ada di tengah laut. Nah tiang ini adalah area bermain para pengunjung yang mau lompat dari ketinggian langsung ke air laut. Jadi kalau ada yang mau menjajal adrenaline melompat dari ketinggian dan dive in ke laut, bisa coba berenang sebentar ke tengah laut dan naik tiang rambu ini. SERU!

Gak terasa udah sampe sore kami di Pulau Merak Besar. Kami sangat menikmati pulau ini karena masih bersih dan tidak terlalu banyak pengunjung. Sehingga kami berfikiran apabila kembali lagi ke pulau ini kami berencana menginap dengan membawa tenda dan perlengkapan camping. Namun ternyata, pada sore hari munculah kawanan monyet dari dalam pulau mencari makan ke daerah pantai pulau ini. Sehingga rada ngeri juga kalau sampai bermalam di pulau ini ditemani gerombolan monyet yang kelaparan.

Pulang

Akhirnya selesai juga perjalanan kami mengunjungi dua pulau yang asik banget buat mengisi liburan akhir pekan. Kami pulang menggunakan bis yang sama saat kita berangkat dengan tari pulang 28ribu (gak ngerti kenapa lebih mahal). Saya berfikir bakal balik lagi ke pulau ini kalau bosen sama kehidupan kota (azeeek). Gak terlalu jauh dari ibu kota namun punya pasir putih dan pemandangan kapal ferry lalu lalang yang ga bisa ditemukan di tempat lain. Air yang tenang cocok buat berenang di laut lepas dan murah meriah.

 Kapal Melintas di Pulau Merak Besar

Apakah kalian punya rekomendasi pulau yang asik kayak Pulau Merak ini? Please let me know....

Teaching & Traveling 1000 Guru di Pulau Tunda

Teaching & Traveling 1000 Guru di Pulau Tunda

Camping di Pantai Menganti, Kebumen

Camping di Pantai Menganti, Kebumen